BAB 11
BAB XI
IMPLEMENTASI SISTEM
Yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untul dioprasikan
Langkah-langkah pada tahap Implementasi sitem
1. Menetapkan rencana implementasi
2. Melakukan kegiatan implementasi
3. Tindak lanjut implementasi
1) MENETAPKAN RENCANA IMPLEMENTASI untuk mengatur biaya dan waktu
yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada suatu organisasi
2) MELAKUKAN KEGIATAN IMPLEMENTASI
Ada Lima kegiatan yang harus dilakukan pada langkah ini yaitu :
1. Pemilihan dan pelatihan personil
2. Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan lunak
3. Program & pengetesan Program
4. Pengetesan sistem
5. Konversi sistem
1) Pemilihan dan Pelatihan Personil
Personil yang terlibat dalam sistem informasi adalah:
1. Tugas-tugas Input-output Data :Personil yang terlibat dalam menangani
pemasukan data dan distribusi dari output
2. Tugas-tugas Operasi : Personil-personil yang menangani jalannya operasi
pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tugas I/O
3. Tugas-tugas Pemrograman : personil-personil yang menulis program-program
computer
4. Tugas-tugas analisis sistem : Personil-personil yang akan mengembangkan sistem
➢ Pelatihan Karyawan, dapat dilakaukan dengan:
1. Pelatihan(training): personil-personil yang masuk kedalam kategori ini adalah
personil-personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang terlibat
dalam tugas mempersiapkan input, memproses data mengoperasikan sistem,
merawat dan menjaga sistem
2. Pendidikan(education): personil-personil yang masuk kedalam kategori ini adalah
mereka yang memebutuhkan dan menggunakan sistem missalnya salesman,
akuntan dll. Pendidikan ini lebih ditekan kan pada bagaimana kerja dari sistem
dan bagaimana cara mengoperasikan sistem
2) Pemilihan tempat & Instansi perangkat Keras & Lunak
Sistem computer yang besar membutuhkan tempat dan lingkungan yang lebih harus diper
hitungkan. Persiapan fisik ini meliputi : AC untuk mengatur temperature ruangan,
penerangan-penerangan yang cukup, pendeteksi kebakaran, penyediaan alat
telekomunikasi, dll. Langkah-langkah selanjutnya menginstalasi perangkat keras dan
lunak.
3) Pemrograman dan pengetesan Program
Pemrograman adalah kegiatan menulis kode program yang akan diproses oleh computer
setelah pemrograman selesai membuat program yang sesuai dengan desain sistem yang
telah dibuat oleh sistem analisis dan sebelum program diterapkan, maka program harus
bebasterlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan. Oleh sebab itu program harus ditestuntuk
menemukan kesalahan-kesalahan.
4) Pengetesan sistem
Kegiatan ini dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistemyang
diimplementasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemendari
sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
5) Konversi sistem
Merupakan proses untuk meletakkan sistem baru supaya siap mulai untuk dapat
digunakan.
3) TINDAK LANJUT IMPLEMENTASI
*********
STUDI KASUS
1. Sistem Informasi Kepegawaian
PT. sarana Informasi Persada. Sebuah perusahaan uang bergerak dibidang konsultasi
sistem informasi akan mengembangkan sistem informasi kepegawaian untuk kepentingan
penggajian disebuah perusahaan
Pegawai diperusahaan tersebut terdiri atas dua kelompok, yaitu pegawat tetap dan para
pakar yang dikontrak secara khusus dan berperan sebagai staf ahli dalam perusahaan Perusahaan
ini melakukan berbagai pekerjaan (proyek) yang lokasinya tersebar diseluruh indonesia. Dalam
setiap proyek, seorang staf ahli akan berperan sebagai supervisor proyek.
Ada tiga laporan yang berkaitan keberadaan staf ahli ini yang harus dihasilkan oleh
sstem, yaitu :
a) Distribus Staf ahli, yang merupaka daftar staf ahli beserta proyek apa saja yang mereka
ikuti
b) Daftar honor projek, yaitu daftar staf ahli dan honor setiap projek yang diikuti
c) Lokasi supervise, yaitu daftar pegawai dan lokasi proyek yang diikuti
Ketentuan penggajian untuk kelompok staf ahli berbeda dengan ketentuan penggajian
karyawan tetap. Setiap bulan para staf ahli mendapatkan gaji bulanan yang besarnya bias berbeda
untuk setiap orang Bila staf ahli terlibat dalam satu proyek, dia aka mendapatkan bonus proyek
yang besarnya bisa berbeda untuk setiap proyek. Potongan terhadap gaji staf ahli adalah
potongan koperasi, bila staf ahli tersebut memiliki hutang terhadap koperasi
Sedangkan penggajian untuk pegawai tetap adalah sebagai berikut:
a) Gajipokok tergantung pada golongan danjabatan
b) Tunjangan jabatan, yang masing-masing berbeda untuk setiap jabatan
c) Tunjangan istri/suami berdasarkan golongan
d) Tunjangan anak, sampai anak ke-3 berdasarkan golongan
e) Uang makan & transport, berdasarkan golongan dan dikalikan dengan hari masuk
kerja.
f) Uang lembur, dihitung dengan mengalihkan jumlah jam lembur dengan indeks
Lembur. Indeks lembur besarnya berbeda sesuai goongan
g) Bonus, Besarnya bonus ditentukan oleh direktur utama dan dibagi secara merata
kepada seluruh pegawai
h) Potongan koperasi, tergantung jumlah uang yang dipinjam oleh pegawai dari koperasi
Sistem Informasi Poliklinik
Sebuah Sistem yang sedang berkembang ingin mrningkatkan pelayanan terhadap para
pasiennya dengan cara membangun sistem pelayanan pasien dibantu oleh compute. Sistem yang
akan dibuat dibatasi hanya untuk medical-record dan administrasi pembayaran,
Ketika pasien mendaftar, maka akan dilakukan pengecekan terhada data yang telah
disimpan untuk mencari apakah pasien tersebut pernah mendaftar ,atau kah belum. Bila belum
mendaftar maka data lengkap pasien akan dimasukan.
Dalam melakukan dianosa, Dokter menggunakan kartu rekam medis yang diberikan oleh
petugas poliklinik. Seterlah selesai memeriksa, dokter memberikan data tentang diagnosa,
terhadap pasien tsb, seta enuliskan resep.
Dari resepyang dibuat oleh dokter maka keluarlah biaya tentang obat yang harus
dibayar, selanjutnya petugas akan memberikanobat serta kuitansi yang berisi rincian biaya (biaya
obat dan biaya pemeriksaan dokter), data tentang diagnosa dan obat yang telah diberikan dicatat
oleh petugas dalam kartu rekam medis, dan tersimpan dalam file catatan kesehatan pasien.
Direktur poliklinik berharap agar sistem yang akan dibuat dapat memeberikan laporan
keuangan dan laporan pemakaian obat
Pedoman dalam menggunakan DFD yang terlibat
1. Menentukan kesatuan luar yang terlibat dalam sistem yang akan dibuat
a. Pasien
b. Dokter
c. Direktur
2. Menentukan I/O yang terlibat dengan kesatuan luar
Kesatuan Luar
Input
Output
Pasien
Data Pasien
Resep kuitansi
Dokter
Data Diagnosa
Kartu rekam medis
Direktur
………..
Laporan Keuangan
3. Membuat Diagram Konteks
4. Membuat bagan Berjenjang
IMPLEMENTASI SISTEM
Yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untul dioprasikan
Langkah-langkah pada tahap Implementasi sitem
1. Menetapkan rencana implementasi
2. Melakukan kegiatan implementasi
3. Tindak lanjut implementasi
1) MENETAPKAN RENCANA IMPLEMENTASI untuk mengatur biaya dan waktu
yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada suatu organisasi
2) MELAKUKAN KEGIATAN IMPLEMENTASI
Ada Lima kegiatan yang harus dilakukan pada langkah ini yaitu :
1. Pemilihan dan pelatihan personil
2. Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan lunak
3. Program & pengetesan Program
4. Pengetesan sistem
5. Konversi sistem
1) Pemilihan dan Pelatihan Personil
Personil yang terlibat dalam sistem informasi adalah:
1. Tugas-tugas Input-output Data :Personil yang terlibat dalam menangani
pemasukan data dan distribusi dari output
2. Tugas-tugas Operasi : Personil-personil yang menangani jalannya operasi
pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tugas I/O
3. Tugas-tugas Pemrograman : personil-personil yang menulis program-program
computer
4. Tugas-tugas analisis sistem : Personil-personil yang akan mengembangkan sistem
➢ Pelatihan Karyawan, dapat dilakaukan dengan:
1. Pelatihan(training): personil-personil yang masuk kedalam kategori ini adalah
personil-personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang terlibat
dalam tugas mempersiapkan input, memproses data mengoperasikan sistem,
merawat dan menjaga sistem
2. Pendidikan(education): personil-personil yang masuk kedalam kategori ini adalah
mereka yang memebutuhkan dan menggunakan sistem missalnya salesman,
akuntan dll. Pendidikan ini lebih ditekan kan pada bagaimana kerja dari sistem
dan bagaimana cara mengoperasikan sistem
2) Pemilihan tempat & Instansi perangkat Keras & Lunak
Sistem computer yang besar membutuhkan tempat dan lingkungan yang lebih harus diper
hitungkan. Persiapan fisik ini meliputi : AC untuk mengatur temperature ruangan,
penerangan-penerangan yang cukup, pendeteksi kebakaran, penyediaan alat
telekomunikasi, dll. Langkah-langkah selanjutnya menginstalasi perangkat keras dan
lunak.
3) Pemrograman dan pengetesan Program
Pemrograman adalah kegiatan menulis kode program yang akan diproses oleh computer
setelah pemrograman selesai membuat program yang sesuai dengan desain sistem yang
telah dibuat oleh sistem analisis dan sebelum program diterapkan, maka program harus
bebasterlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan. Oleh sebab itu program harus ditestuntuk
menemukan kesalahan-kesalahan.
4) Pengetesan sistem
Kegiatan ini dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistemyang
diimplementasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemendari
sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
5) Konversi sistem
Merupakan proses untuk meletakkan sistem baru supaya siap mulai untuk dapat
digunakan.
3) TINDAK LANJUT IMPLEMENTASI
*********
STUDI KASUS
1. Sistem Informasi Kepegawaian
PT. sarana Informasi Persada. Sebuah perusahaan uang bergerak dibidang konsultasi
sistem informasi akan mengembangkan sistem informasi kepegawaian untuk kepentingan
penggajian disebuah perusahaan
Pegawai diperusahaan tersebut terdiri atas dua kelompok, yaitu pegawat tetap dan para
pakar yang dikontrak secara khusus dan berperan sebagai staf ahli dalam perusahaan Perusahaan
ini melakukan berbagai pekerjaan (proyek) yang lokasinya tersebar diseluruh indonesia. Dalam
setiap proyek, seorang staf ahli akan berperan sebagai supervisor proyek.
Ada tiga laporan yang berkaitan keberadaan staf ahli ini yang harus dihasilkan oleh
sstem, yaitu :
a) Distribus Staf ahli, yang merupaka daftar staf ahli beserta proyek apa saja yang mereka
ikuti
b) Daftar honor projek, yaitu daftar staf ahli dan honor setiap projek yang diikuti
c) Lokasi supervise, yaitu daftar pegawai dan lokasi proyek yang diikuti
Ketentuan penggajian untuk kelompok staf ahli berbeda dengan ketentuan penggajian
karyawan tetap. Setiap bulan para staf ahli mendapatkan gaji bulanan yang besarnya bias berbeda
untuk setiap orang Bila staf ahli terlibat dalam satu proyek, dia aka mendapatkan bonus proyek
yang besarnya bisa berbeda untuk setiap proyek. Potongan terhadap gaji staf ahli adalah
potongan koperasi, bila staf ahli tersebut memiliki hutang terhadap koperasi
Sedangkan penggajian untuk pegawai tetap adalah sebagai berikut:
a) Gajipokok tergantung pada golongan danjabatan
b) Tunjangan jabatan, yang masing-masing berbeda untuk setiap jabatan
c) Tunjangan istri/suami berdasarkan golongan
d) Tunjangan anak, sampai anak ke-3 berdasarkan golongan
e) Uang makan & transport, berdasarkan golongan dan dikalikan dengan hari masuk
kerja.
f) Uang lembur, dihitung dengan mengalihkan jumlah jam lembur dengan indeks
Lembur. Indeks lembur besarnya berbeda sesuai goongan
g) Bonus, Besarnya bonus ditentukan oleh direktur utama dan dibagi secara merata
kepada seluruh pegawai
h) Potongan koperasi, tergantung jumlah uang yang dipinjam oleh pegawai dari koperasi
Sistem Informasi Poliklinik
Sebuah Sistem yang sedang berkembang ingin mrningkatkan pelayanan terhadap para
pasiennya dengan cara membangun sistem pelayanan pasien dibantu oleh compute. Sistem yang
akan dibuat dibatasi hanya untuk medical-record dan administrasi pembayaran,
Ketika pasien mendaftar, maka akan dilakukan pengecekan terhada data yang telah
disimpan untuk mencari apakah pasien tersebut pernah mendaftar ,atau kah belum. Bila belum
mendaftar maka data lengkap pasien akan dimasukan.
Dalam melakukan dianosa, Dokter menggunakan kartu rekam medis yang diberikan oleh
petugas poliklinik. Seterlah selesai memeriksa, dokter memberikan data tentang diagnosa,
terhadap pasien tsb, seta enuliskan resep.
Dari resepyang dibuat oleh dokter maka keluarlah biaya tentang obat yang harus
dibayar, selanjutnya petugas akan memberikanobat serta kuitansi yang berisi rincian biaya (biaya
obat dan biaya pemeriksaan dokter), data tentang diagnosa dan obat yang telah diberikan dicatat
oleh petugas dalam kartu rekam medis, dan tersimpan dalam file catatan kesehatan pasien.
Direktur poliklinik berharap agar sistem yang akan dibuat dapat memeberikan laporan
keuangan dan laporan pemakaian obat
Pedoman dalam menggunakan DFD yang terlibat
1. Menentukan kesatuan luar yang terlibat dalam sistem yang akan dibuat
a. Pasien
b. Dokter
c. Direktur
2. Menentukan I/O yang terlibat dengan kesatuan luar
Kesatuan Luar
Input
Output
Pasien
Data Pasien
Resep kuitansi
Dokter
Data Diagnosa
Kartu rekam medis
Direktur
………..
Laporan Keuangan
3. Membuat Diagram Konteks
4. Membuat bagan Berjenjang


Comments
Post a Comment