Posts

Showing posts from February, 2020

BAB 11

Image
BAB XI IMPLEMENTASI SISTEM Yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untul dioprasikan Langkah-langkah pada tahap Implementasi sitem 1. Menetapkan rencana implementasi 2. Melakukan kegiatan implementasi 3. Tindak lanjut implementasi 1) MENETAPKAN RENCANA IMPLEMENTASI untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada suatu organisasi 2) MELAKUKAN KEGIATAN IMPLEMENTASI Ada Lima kegiatan yang harus dilakukan pada langkah ini yaitu : 1. Pemilihan dan pelatihan personil 2. Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan lunak 3. Program & pengetesan Program 4. Pengetesan sistem 5. Konversi sistem 1) Pemilihan dan Pelatihan Personil Personil yang terlibat dalam sistem informasi adalah: 1. Tugas-tugas Input-output Data :Personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output 2. Tugas-tugas Operasi : Personil-personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan t...

BAB 10

BAB X SELEKSI SISTEM Seleksi sistem adalah tahap untuk memilih perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan pada sistem informasi 1. PENYEDIA TEKNOLOGI 1. Pabrik perangkat Keras -> Perusahaan yang memproduksi perangkat keras sendiri Contoh: IBM Corporation 2. Pabrik perangkat Lunak -> perusahaan yang memproduksi perangkat lunak sendiri dapat berupa perangkat lunak sistem atau perangkat lunak paket aplikasi. Contoh : Microsoft Corporation. 3. OEM Singkatan dari Original Equipment Manufacturer. OEM Adalah penjual yang membeli dari persahaan lain dengan volume besar kemudian menambah nilai nilai gunanya dan menjual kembali secara eceran. 4. Kontraktor Program Mandiri ( Independent Program Contraktor ) -> orang yang akan menuliskan program komputer sesuai dengan pesanan. Berfungsi sebagai Programer di luar perusahaan pemakai program. 5. Biro Jasa ( Service Bureaus ) -> perusahaan jasa yang menyediakan jasa pengolahan data untuk beberapa perusahaan la...

BAB 9

BAB IX PERANGKAT PERMODELAN SISTEM Ada beberapa perangkat permodelan sistem yang digunakan dalam merancang sistem, yaitu: 1. System Procedure Diagram (flowmap) Digunakan untuk mendefinisikan hubungan antara bagian (pelaku proses), proses (manual atau berbasis komputer) dan aliran data (dalam bentuk dokumen masukan dan keluaran). System Procedure Diagram menggunakan symbol-simbol sebagai berikut: 2. Entity Relational Diagram (ERD) Merupakan jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dari sistem secara abstrak. Tujuan dari Entity Relational ini adalah untuk menunjukan objek data dan relationship yang ada pada objek tersebut. Disamping itu Model ER ini merupakan salah satu alat untuk perancangan dalam basis data. a. Komponen ERD 1. Entity: suatu objek yang dapat dibedakan atau dapat diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya. Simbol 2. Relationship: hubungan yang terjadi antara satu entity dengan entity lainnya. Simbol: 3. Atribut: karakteristik dari e...

BAB 8

BAB VIII DESAIN SISTEM TERINCI 1. DESAIN INPUT TERINCI Masukkan (input) merupakan awal dimulainya proses informasi. Bahan mentah dari informasi adalah data yang terjadi dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh organisasi. Data hasil dari transaksi merupakan masukkan untuk sistem informasi. Dokumen dasar merupakan formulir yang digunakan untuk menangkap (capture) data yang terjad. Data yang sudah di catat di dokumen dasar kemudian dimasukkan sebagai input ke sistem informasi untuk diolah. MENGATUR TATA LETAK ISI INPUT Tujuannya: 1. Bagi pemakai sistem digunakan untuk menilai isi dan bentuk dari input apakah sudah sesuai dengan yang di inginkan atau belum. 2. Bagi programmer akan digunakan sebagai dasar pembuatan program untuk menghasilkan input yang di inginkan. Programmer membutuhkan desain input ini untuk menentukan posisi kolom, baris dan informasi yang harus di sajikan di suatu input. 2. DESAIN OUTPUT TERINCI Pada tahap desain output secara umum, desain outp...

BAB 7

BAB VII DesainSistemSecaraUmum Tujuandaridesainsitemsecaraumumadalahuntukmemberikangambaransecaraumumkepada user tentang system terbaru. Pada tahapdesainsecaraumum ,komponen- komponen system informasidirancangdengantujuanuntukdikomunikasikankepada user. Komponensiteminformasidirancangdenganmodel , output, input ,data base, teknologi , & control  1. Desain Model SecaraUmum System analisisdapatmendesain model dari system informasi yang diusulkandalambentuk physical system & Logical Model. Bentuk Physical system dapatdigambarkandengan system flowchart. Dan logical model dapatdigambarkandengan data Flow diagram (DFD) Data Flow Diagram Data flow diagram digunakanuntukmenggambarkansuatu system yang telahadaatau system baru yang akandikembangkansecaralogika. 1) Symbol yang digunakandalam data flow diagram I. External Entity (kesatuanLuar) II. Data Flow ( arus data ) III. Data store ( simpanan data ) 1. External Enrity( KesatuanLuar ) Kesatuanluarmerupakankesat...

BAB 6

BAB VI DESAIN SISTEM 1. Arti Desain Sistem a. Tahap setelah analisis sistem dari siklujs pengembangan sistem b. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk c. Mengkonfigurasikan dari komponen-komponen perangkat lunak dari suatu sistem 2. Tujuan Desain Sistem a. Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakaian sistem b. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemogram komputer 3. Tekanan-Tekanan Desain Tekanan-Tekanan desain adalah tekanan-tekanan yang harus dipertimbangkan dalam mendesain suatu sistem informasi supaya dapat mengena sasaranya. Perancang sistem informasi harus memperhatikan sejumblah Tekanan-tekanan desain  yang mempengaruhi kerjanya, yaitu: 1. Kualitas dan kegunaan informasi 2. Kebutuhan-kebutuhan sistem 3. Kebutuhan-kebutuhan pengolahan data 4. Faktor-faktor organisasi 5. Kebutuhan-kebutuhan data 6. Faktor-faktor manusia 7. Kebutuhan-kebutuhan kelayakan 1. Kualitas dan kegunaan informasi       ...

BAB 5

BAB V TEKNIK PENGUMPULAN DATA 1. TEKNIK WAWANCARA Wawancara (interview) telah diakui sebagai teknik pengumpulan data/fakta yang penting dan banyak dilakukan dalam pengembangan system informasi. Wawancara memungkinkan analis sistem sebagai pewawancara (interviewer) untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai (interviewee). A.               Mempersiapkan  Wawancara 1. Aturlah pertemuan dengan orang yang akan diwawancarai terlebih dahulu 2. Utarakan maksud dari wawancara. 3. Aturlah waktu wawancara yang paling tepat supaya tidak mengganggu kerja dari orang yang diwawancarai. 4. Buatlah jadwal wawancara terlebih dahulu, bila wawancara akan dilakukan beberapa kali atau oleh pewawancara yang berbeda dan orang yang diwawancarai juga berbeda. 5. Buatlah suatu panduan wawancara (interview guide) supaya wawancara dapat berjalan dengan lancer. Interview guide adalah daftar pengecekan (checklist) d...

BAB 4

BAB IV ANALISIS SISTEM Langkah-langkahnya: 1. Identify : mengidentifikasi masalah 2. Understand : memahami kerja dari sistem yang ada 3. Analyze : menganalisis system 4. Report : membuat laporan hasil analisis 1. Mengidentifikasi Masalah Ada tiga langkah yang harus dilakukan di dalam tahapan ini yaitu: 1. Mengidentifikasi Penyebab Masalah Pada tahap ini kita harus dapat mengetahui apa yang menyebabkan masalah terjadi Misal terjadi penurunan omzet penjualan karena banyak konsumen yang komplain terhadap divisi penjualan tersebut. 2. Mengidentifikasi Titik Keputusan Setelah penyebab terjadinya masalah dapat ditentukan, selanjutnya juga harus ditentukan titik keputusan penyebab masalah tersebut. Contoh: penyebab masalah konsumen komplain karena pelayanan yang kurang baik terhadap konsumen. Titik keputusan yang mengakibatkan terjadinya sebab masalah ini adalah penanganan order langganan di bagian order penjualan yang kurang baik kepada pelanggan. 3. Mengidentifikasi Per...

BAB 3

Image
BAB III Kebijakan dan Perancanaan Sistem Proses perencanaan sistem dibagi dalam 3 proses utama, yaitu : 1. Merencanakan proyek-proyek sistem, meliputi : a. Mengkaji tujuan, perencanaan strategi dan taktik perusahaan Perencanaan sistem harus sejalan dengan tujuan perusahaan. Ini berarti perencanaan sistem harus diarahkan untuk dapat merencanakan sistem informasi yang dapat mendukung kegiatan organisasi secara keseluruhan sehingga tujuan perusahaan akan tercapai. b. Mengidentifikasi proyek-proyek sistem Menentukan proyek-proyek sistem informasi yang dibutuhkan dalam suatu organisasi. Contoh : Dalam perusahaan bisnis proyek-proyek sistem informasi dapat berupa sistem sistem informasi untuk : ▪ Pengendalian penjualan dan pemasaran ▪ Pengendalian distribusi ▪ Pengendalian produksi ▪ Pengendalian keuangan ▪ Pengendalian persediaan c. Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem Sasaran ini merupakan apa yang ingin dicapai oeh masing-masing proyek sistem Contoh : Sistem ...

BAB 2

Image
BAB II Tinjauan Umum Pengembang Sistem A. Perlunya pengembang sistem 1. Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul pada sistem lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa: a. ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem tersebut tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. b. Pertumbuhan organisasi yang menyebabkan harus disusunnya sistem yang  baru. 2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan(oppurtunities) 3. Adanya intruksi-intruksi (directives) B. Prinsip Pengembang Sistem 1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen 2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar 3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik 4. Tahapan kerja dan tuga-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem C. Siklus hidup pengembang sistem Tahapan kerja dari pengembang sistem Kebijakan & perencanaan sistem:  Adanya intruksi dari top manajer kepada bawahan bahwa perusahaan tersebut perlu dil...

BAB 1

Image
BAB  I Konsep Dasar l. Konsep Dasar Sistem 1. Definisi sistem : Kumpulan unsur-unsur yang saling berinteraksi satu dengan yang lain untuk menghasilkan tujuan. 2. Karakteristik Sistem : Sifat-sifat khusus yang dimiliki oleh sistem 1. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang berarti saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. 2. Batas Sistem Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. 3. Lingkungan Luar Sistem Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan merugikan. 4. Penghubung Sistem Penguhubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lain. 5. Masukan Sistem Masukan adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan per...